Akhiri Dgn INdah

0000010filejewel  Terasa sekali kehadiranku di sini tidak sebagaimana yang pernah aku bayangkan juga rencanakan, 3 tahun sebenarnya bukan waktu yang Miscellaneous07singkat namun bayangnganku tentang kota yang tlah berubah sama sekali tak terbukti, ternyata semuanya tetap sama,..calo penumpang tetap di sana sini Floralhugsmenawarkan jasa panggul atau kereta dorongnya, hiruk pikuknya para penjemput di terminal kedatanganpun seolah tiada menghiraukan penumpang laen, dengan seolah olah yang lain cuma debu kehadiran sanak atau siapapun yang mereka jemputlah yang menjadikan orang lain itu he….he…mungkin debu kali ya? Demikian juga dgn  kak Lin, aku liat dia begitu bersemangat dan konsentrasi banget mengitarkan pandangnya ke arah para penumpang yang dah mulai keluar tanpa ba bi bu akhirnya " Sini niss, anakmu bawa sini dulu baru kamu ambil barang bawaanmu,…NDRE..sini ma bunda" begitulah mbak sepupuku, gak mungkin mikir yang laen kalau sudah lihat Andre kecilku, tapi mungkin demikianlah kasih sayang yang telah tumbuh di hati mereka berdua. Dengan tak berselang lama aku sudah bisa menikmati ketenangan perjalanan menuju kost mbak Lin, hmm kotaku,masih tetap sama seperti saat aku pulang terakhir kali tetap saja merupakan kota yang gak terlalu berisik juga tidak tenanglah…10 menit dari bandara akhirnya sebuah kost putri di mana beberapa bulan ini mbakku sembunyikan diri dari segala masalalu juga entahlah bisa juga di katakan melarikan diri dari sebuah cerita kehidupan kali ya? Entahlah yang terpenting tuk aku dia dapatin ketenangan, apapun langkah yg dia ambil aku cuma dukung aja dech.Tak besar namun lumayan untuk tempat tinggallah, demikian kamar mbak..sepertinya memang sudah bener2 mempersiapkan untuk kedatanganku nih,…" Kalau mo jalan2 gak perlu jauh, dan mudah rute ke sini makanya aku langsung cocok di sini, udah gitu gak berisik seperti di Bullu" mbak Lin ber he he he babibu’ di depanku , hmmmm yu…yu, aku juga bisa tahu juga tenang tinggal di kamar mungilmu komentarku dalam hati sambil cuma tersenyum aja memperhatikan kakak kecil nan cerewetku yang satu ini.  Keinginan itu begitu kuat dan tanpa  mikir apa-apa lagi aku pencet nomor yang ada di kontak listen hp milik mbak Lin," Hallo siapa ini, dengan siapa ya? hallo kog diam?……..siapa? yankk….yankk kamu ya sayankk? kamu di indo yankk? kapan balik dan napa gak ngasih kabar?" Duh suara itu, kenapa tetap saja suara itu memporak porandakan hati juga ketenanganku, dan suara itu…aku tetap saja tak tega bila tetap diam"Sudah 2 hari, aku se’ di kost mbak Lin, belum pulang rumah…" ku jawab dengan hati hati agar apa yang pecah tak dia ketahui, aku buat senormal mungkin, sebiasa mungkin," Gimana kabarmu? dan kenapa baru ngasih kabar sekarang? saat ini aku dalam perjalanan ke SBY, coba andai pas datang kamu langsung kasih kabar mungkin aku gak akan pergi yankk"…..oh Allah, orang itu? dia itu siapa? kenapa aku mesti ngasih kabar? apa selama ini dia tetap saja gak sadar?…Kembali terbayang kembali semuanya, kebersamaan selama hampir 3 tahun, canda ….tawa…gembira…namun tetap saja dia tega menyelipkan DUSTA."Aku sayang kamu, tapi aku tidak bisa menerima keadaanmu,…." selalu kata2 itu yang membuat aku kembali runtuh dan jatuh, tak pernah sekalipun kudustakan diri serta segala posisi atau kondisiku ma kamu, kamu kenal aku di saat aku telah seperti ini,apa kalimat itu menurutmu tidak menambah kesakitanku? aku percaya kamu sayang aku, tapi kamu demikian egois, sayang yang gimana yg kamu punya? kenapa sayangmu tidak menguatkanku tapi seakan makin memperosokkan aku dalam kehancuran dan kesakitan , aku sakit….aku pedih, dan sayangmu smakin menambah kesakitan itu,kenapa kamu gak bisa dewasa sedikit saja, andai km rasai hatiku gimana atau bila saja kamu jadi aku mungkinkah kamu bisa ucapkan rentetan kata seperti itu? Dan jawab dari semuanya ketika suatu siang sahabatku memberi kabar "Kak, iya bener ternyata nindy di situ….bahkan katanya kalau nunggu dari semalam………". Itulah semuanya, arti kejujuran yang sering kita komitkan, walau pahit kita harus jujur….Ternyata semuanya hanya omong kosong, BULL SHIT for all, aku bukan saja tidak lagi percaya ma kamu, namun aku bahkan menyesalkan kenapa selama ini kamu ngomong sayang, sayang, dan sayang….Inikah sayang itu? sayangmu yang mendamparkan aku di sebuah kesakita yang biarkanlah cuma aku saja yang tahu dan bisa merasakan semuanya.Aku sudah berkali kali ngomong sama kamu, aku akan pergi bila kamu tlah menemukan seseorang yang lebih, yang punya ketulusan dalam mengasihimu, yang akan membuatmu selalu tersenyum,aku gakpapa…aku….    Dan akhirnya beginilah, yang harusnya aku masih tetap menganggapmu sahabat, atau setidaknya apalah,…sayangnya kepercayaan selama bertahun tahun itu harus kandas, runtuh sudah semuanya… "Sudahlah Niss, iklaskan semuanya…orang seperti Adam tak pantas lagi untuk kamu ratapi, apalagi kamu menangis, jangan siksa lagi hatimu,…lupakan semuanya" Suara mbak Lin membuyarkan semuanya,…"Dia ngajak ketemu mbak, aku gakkan ketemu, pokoknya gak…"ku bayangkan dia akan terbahak melihat keadaanku yang masih tergantung pada obat, penyakitku…ya diagnosa dokter mengharuskan aku harus menelan semuanya dari waktu ke waktu,sampai aku benar2 di katakan total sembuh dari sakitku."Temui aja Niss,salam serta ucapkan aku Niss, kamu dah puas buat aku seperti ini, dan langsung tinggal pargi" "Iya kalau dia gak tertawa melihat kondisiku saat ini mbak,pokoknya apapun yang terjadi ma aku aku gak ingin dia tahu, aku ingin kelihatan kuat meski dia perlakukan aku seperti apapun,aku tidak mau dia melihatku seperti ini,…"tak sanggup aku ….kesakitanku, luka itu,…dusta itu, pengkhianatan itu…semuanya seakan berputaran satu demi satu, setiap ucapannya yang membuat aku sakit,ucapan2 padasnya yg seakan mengingatkan bahwa aku cuma pelacur, tak berharga diri,…ya ALLAH, semuanya begitu sulit aku lupakan, sedemikian berkharismakah nindy? malaikat kecilkah dia? atau manusia tanpa dosakah atau bahkan dia bidadari yang tiada cacat? sedang aku….?? wanita pendosa,..sayangnya meski penuh dosa aku juga punya hati, salahkan rasa yang tumbuh ini, salahkan cinta? dan bukankah telah aku hindari serta bunuh berkembangnya,…akupun sadar akan diriku, kembali dan kembali perasaan itu menguasaiku dan setelahnya mbak Lin sibuk memberikan obat dan air putih untuk ku telan, TIDAK! aku harus bisa hidup, aku takkan pedulikan siapapun, aku harus buktikan bahwa tanpa kamupun aku bisa hidup.Kembali setelah berkomunikasi ma kamu aku sakit, aku tak bisa kuasai diriku,sesak itu….rasa2 yang sulit, waktu2 yang demikian menyiksa,…Namun seperti apakah kamu? orang yang sudah mampu membuat hidupku seperti ini hampir 3 tahun, disaat kesempatan itu ada,apakah aku gakkan menyesal untuk tidak mempergunakan kesempatan itu? Akhirnya deal….sabtu jam 11 kamu telpon dah nunggu di Masjid Agung,bingung, malu serta perasaan tak tentu menuntunku yang di temani mbakku dalam taksi perjalanan ke sana. "Mbak aku gak ingin dia lihat aku dulu, aku pengen lihat dia dulu,bila aku gak kuat aku bisa pergi sebelum dia tahui aku" memang aku takut banget andai kamu sampai menertawaiku, aku sudah cukup dengan segala penghinaan dan aku gak inginkan sebuah sakit baru darimu." Kalau gitu kamu tunggu aja di caffe, ntar aku bilang ma Adam biar dia cari kamu di caffe" sepertinya aku memang pengecut, aku takut banget….sambil gelisah, takut serta semua tentang perjalanan kisahku ma kamu semuanya kembali terkenang, aku gak kuat…aku tak mau ketemu, saat aku putusin tuk pergi, hpku berbunyi…Dan di meja sebelahku kulihat seseorang yang seperti kebingungan mengitari pandang seakan mencari sesuatu, feelingku mengatakan itu kamu, …ya, setelah dering hpku terdengar pandanganmu meluruhkan segalanya, ketakutanku, kebencian dan semua sakit itu…Lepas, hilang entah …senyum ku kembangkan tanpa basa baSI, KITA salaman ."Apa khabar" suaramu laen dan beda ma di telpon" Baik, kamu" akupun seperti tak punya beban, aku bingung ma hatiku, perasaanku seperti…entahlah, masa2 indah yang pernah ada meski cuma di chatting, semuanya terbayang dan debaran hati berbunga itupun kurasakan, indah banget, ngobrol sana sini bahkan sepertinya kita sudah begitu dekat, akrab banget dan di hatiku ada sebuah suara " I luv U yangg, forever N whenever"hati ini mengatakan kamupun bahagia, dan "Kamu gak sama seperti di cam, kamu lain deh" dan saat jemari tanganku kau kecup, WOW,..indahnya dunia, ternyata semua sakitku gak sia2 dan ternyata pertemuan yang menakutkanku sebelumnya bahkan menjadi sesuatu yang akan ku sesali andai tetap aku tak brani lakukan. By The Way, bayangan kadangkala memang lebih menakutkan dari fakta yang ada, dan percaya ma diri sendiri di butuhkan untuk maju, sejak itu aku percaya bahwa tak ada sesuatu yang yang tak bisa, bila kita punya tulus serta niat baik,TULUS, mampu menghancurkan karang sekalipun dan CINTA bila tak berpamrih akan memberi segala sesuatu yang bahkan berlebih. OK….he he he terharu gak?? hik hik hik,…I luv U yangg, ternyata kita memangdi takdirkan untuk satu,dan bagaimanapun dirimu di masalalu takkan merubah rasa yang ada di kedalaman, Luv U too MUch……….By ARIenta

2 Responses to “Akhiri Dgn INdah”

  1. ALienk Says:

    WoW NANGIS AKU BACA ceritamu yant,…..ini u r story atau cuma hasil ketidak bisa tidurmu aja, ntar jangan2 kisahmu ma suamimu ya? ok deh apapun pahitnya jalanmu aku cuma bisa ucapkan semoga hidup barumu ma suami tercintamu bisa KEKAL ABADI seabadi dan setulus cintamu cinta ya yant,…semoga suamimu akan selalu sayang N cintanya kan semakin tiada batas, take care

  2. rina Says:

    ya ampun….aku nangis..sedih banget se..aku bisa ga yah..se kuat k’arien…wahh..bener2 akhir yang indah..smoga akan selalu indah…pokonya ganbatte ne..hiks…hiks..suksess ya..bu.smoga jd keluarga bahagia..AMIEN.

Leave a Reply